Tips ini berguna untuk menghindarkan tawar-menawar harga ditempat (FRAUD) oleh Bapak Polisi (yg tdk bertanggung jawab) yang akan menilang kita.

Tips nya :

1. Kalo ditilang di jalan sebenernya ada dua pilihan form biru atau form merah.

2. Form biru adalah kalo kita terima kesalahan (artinya kita bisa bayar denda langsung tanpa proses pengadilan). Dgn form ini kita bayar dendanya di ATM / Bank yang ditunjuk, setelah bayar denda resmi ke ATM / Bank, ambil SIM ato STNK yg disita ke kantor Ditlantas POLDA Metro di Pancoran, gedung baru, sebelum Gelael arah cawang. Disini ada ruang khusus loket Tilang, ruang tunggu nyaman ber-AC, dengan hiburan SateliteTV (biar gak bete).

3. Form merah artinya kita gak terima kesalahan dan dikasi kesempatan untuk berdebat atau via pengadilan. Biasanya tanggal sidang adalah maksimum 14 hari dari tanggal kejadian, tergantung hari sidang Tilang di PN (Pengadilan Negeri) bersangkutan. Contoh: kita ditilang di Kuningan, berarti sidang di PN Jaksel, Jl ampera, disini sidang tilang setiap selasa. Nah oleh polisi, barang sitaan (SIM or STNK) akan disetor ke kantor Ditlantas pancoran itu sampai dengan H-1 tanggal sidang. Jadi selama masih di pancoran SIM/STNK itu bisa ditebus tanpa sidang ke PN, cukup ke loket yg di sebutin tadi, serahin form merah, bayar dendanya, SIM/STNK balik dengan sukses. Read the rest of this entry »

Bau mulut yang tak sedap, sering membuat merasa tidak pede dan tidak menyenangkan bagi mereka yang kita ajak bicara. Banyak hal yang menyebabkan mulut berbau tidak sedap, diantaranya :

- gigi yang berlubang
- lidah yang berjamur ( sering dibersihkan lidahnya )
- pencernaan yang bermasalah
- usus besar yang kotor
- fungsi pancreas yang menurun

Kadang itu juga merupakan gejala awal akan munculnya masalah DIABETES MELITUS. Nanti, entah puluhan tahun kemudian (bahkan bisa dipercepat) tergantung pola makan dan pola hidup anda..

Oleh: Dr. Attabiq Luthfi, MA

“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat”. (Hud: 3)

Surat Hud yang pernah membuat Abu bakar terkejut saat melihat rambut Rasulullah saw beruban yang dijawab oleh Rasulullah dengan sabdanya, “Surat Hud dan saudara2nya telah membuat rambutku beruban”, ternyata sarat dengan perintah beristighfar yang disampaikan melalui lisan para nabiyuLlah dari Hud as, sholih dan syu’aib as.

Tercatat ada empat ayat di dalam surat ini yang menyebut perintah beristighfar, yaitu pertama ayat 3 di atas, ayat 52, 61, dan 90. Bahkan yang menarik, bahwa secara korelatif, perintah beristighfar pada ayat-ayat tersebut diawali dengan perintah menyembah dan mengabdi semata-mata kepada Allah, seperti dalam surat Hud: 2 misalnya, “Agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa khabar gembira kepadamu daripada-Nya” (Hud: 2). Read the rest of this entry »