Usaha Global Bermodalkan Pas-pasan

November 9, 2007

INTERNET adalah sebuah fondasi yang dianggap sebagai infrastruktur paling penting kedua setelah jalan raya. Sebagian orang bahkan meyakini Internet sebagai tempat kehidupan kedua manusia pada masa mendatang.
Mengapa Internet menjadi sedemikian istimewa? Saya sendiri mulai berkenalan dengan Internet pada 1993. Dan, saya membutuhkan waktu sepuluh tahun untuk memahami manfaat nyata Internet.Saya bangga menjadi salah seorang pengakses Internet. Internet menjadi luar biasa karena menyediakan banyak sekali fasilitas. Banyak pula di antara fasilitas tersebut ditawarkan gratis. Dengan sejumlah fasilitas tersebut, kita bisa membuat nilai tambah. Bahkan mungkin menjadi pemain dunia.
Internet memungkinkan kita membuat perusahaan global dengan modal dana cekak (pas-pasan). Lebih dari itu, Internet memungkinkan kita membuat usaha yang terus buka selama 24 jam sehari dan tujuh hari sepekan, tanpa pernah tutup. Dengan Internet, kita juga bisa melewati batas-batas negara sehingga bisa memasuki berbagai pasar yang ada di dunia. Ketika populasi pasar semakin besar, maka peluang kemajuan usaha pun meningkat. Internet adalah jalan untuk mendapatkan pasar sebesar mungkin.

Di Internet, kita juga bisa membuat komunitas.Para anggota komunitas
tersebut merupakan individuindividu dari berbagai penjuru dunia yang memiliki keinginan sama. Tantangannya adalah bagaimana kemakmuran finansial bisa diraih dengan memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada di Internet.
Momentum awal Internet sesungguhnya diawali dengan kemunculan web gratis seperti Geocities, yang kini menjadi bagian dari Yahoo. Selanjutnya disambung dengan e-mail gratis dari Hotmail, yang kini menjadi bagian dari Microsoft. Namun, fasilitas-fasilitas tersebut sesungguhnya merupakan ladang promosi bagi penyedia fasilitas. Perubahan besar terjadi ketika Google merilis Google Apps. Dengan fasilitas tersebut, kita bisa mempromosikan entitas kita tanpa mempromosikan penyedia fasilitas. Google Apps memungkinkan kita menikmati solusi teknologi informasi kelas dunia yang disediakan Google, tetapi Google tidak menikmati apa-apa. Ini fenomena menarik karena Google harus menanam investasi superbesar untuk menyediakan Google Apps.
Saya berkesempatan berdiskusi dengan salah seorang insinyur Google. Dia mengungkapkan, hanya ada beberapa perusahaan di dunia yang mampu mengembangkan solusi masif seperti Google Apps. Google Apps pada saat ini baru menyediakan layanan umum berupa hosting Internet statis,fasilitas chatting, e-mail berkapasitas 4 GB, dan personalization portal. Namun, bila entitas kita bersifat nirlaba, atau pendidikan, maka Google memberikan
fasilitas lebih besar. Ibarat sekeping mata uang, Google Apps memiliki dua sisi. Pada satu sisi, kehadiran Google Apps bersifat destruktif bagi perusahaanperusahaan lain.Di Indonesia,misalnya, banyak terdapat perusahaan kecil yang menyediakan layanan serupa dengan Google Apps.
Perusahaan-perusahaan tersebut terancam mati karena layanan berbayar mereka kalah dari Google Apps yang gratis. Namun, sisi lain Google Apps ternyata lebih menarik. Google Apps memberikan peluang kepada siapa pun untuk memulai usaha baru.
Manfaat paling menarik dari Google Apps adalah fasilitas kolaborasi yang ditawarkannya. Misalnya, ibu-ibu arisan dapat membuat situs arisan online dengan Google Apps. Setiap anggota kelompok arisan dapat mendaftarkan blog-nya untuk kemudian dijadikan subdomain.
Sebagai contoh,nama situs arisan online tersebut adalah http://www.arisangading.com. Ibu Nina dapat membuat subdomain http://nina.arisangading.com, ibu Siska dapat membuat subdomain http://siska.arisangading.com, dan seterusnya. Subdomain-subdomain tersebut dikelola sepenuhnya oleh masing-masing anggota kelompok arisan yang memilikinya.
Selanjutnya,para anggota kelompok arisan dapat memanfaatkan Google Calendar untuk saling menyesuaikan jadwal ketika merencanakan pertemuan. Para ibu anggota kelompok arisan bahkan bisa menampilkan jadwal kesibukan masing-masing.
Apabila ibu-ibu arisan ternyata memiliki usaha, misalnya kue atau panganan lain,maka produk-produk tersebut bisa diumumkan di situs kelompok arisan.Apabila situs tersebut
ditambahi halaman kontak untuk bergabung, maka kelompok arisan tingkat RT bisa berkembang menjadi kelompok arisan nasional. Apabila situs tampil dengan bahasa Inggris,maka tidak mungkin kelompok arisan berkembang menjadi berskala dunia karena anggota bisa berasal dari negara mana saja dari seluruh dunia.
Mekanisme seperti ini sudah diimplementasikan sejumlah komunitas. Misalnya Dapur Bunda. Komunitas tersebut memiliki anggota banyak sekali. Para anggota komunitas tersebut aktif saling berbagi resep rahasia. Untuk bergabung, seseorang hanya perlu mendaftar pada mailing list (milis) Dapur Bunda. Pada milis Dapur Bunda banyak tersedia resepresep ampuh yang sudah diwariskan turun-temurun. Bagi individu yang memiliki jiwa wirausaha, Dapur
Bunda adalah peluang usaha baru.
Dari workshop yang saya lakukan di berbagai penjuru Indonesia, saya mengetahui ada banyak sekali perajin Indonesia yang goes global menggunakan e-mail sebagai sarana komunikasi.
Namun, sangat sedikit para perajin yang menggunakan website sebagai pusat informasi.
Para perajin enggan membuat website karena beranggapan biaya hosting mahal dan sistem bisa dihack atau dirusak pihak yang tidak bertanggung jawab. Ini anggapan yang salah.
Nama domain dapat dibeli dengan biaya hanya berkisar Rp60.000. Hosting pun bisa dilakukan gratis dan aman dengan menumpang Google Apps. Dengan sedikit kreativitas, layanan Google Apps bisa digabungkan dengan situs videosharing YouTube.
Dengan begitu,kita bisa menyajikan video sehingga pengakses situs kita menjadi lebih terkesan.Apabila memiliki ilmu pemrograman, coba buat aplikasi kecil di Facebook dan undang semua kenalan untuk bergabung. Maka kita akan memiliki situs jaringan sosial mirip Friendster, namun lebih dinamis dan terintegrasi dengan usaha kita.
Apabila belum puas, coba integrasikan Google Apps, Google Ads, Amazon, dan Facebook menjadi satu. Integrasi tersebut membuka pintu masuk pendapatan iklan ke kantong kita.
Ketika pengujung situs kita mengklik iklan yang ada di situs kita, maka kita mendapatkan poin yang bisa diubah menjadi pendapatan.Ini merupakan pendapatan tambahan di luar kegiatan utama.
Kesimpulannya, memulai usaha di Internet sesungguhnya tidak perlu modal dana besar. Dengan modal kreativitas dan kejelian, kita bisa membuka usaha global dengan modal dana yang pas-pasan.Tertarik?
(*)

Download versi eBooknya disini.

Satu Tanggapan to “Usaha Global Bermodalkan Pas-pasan”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: